8 orang meninggal karena Pokemon Go

Diposting pada


Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa dunia memperingatkan pemain Pokemon Go?

Pokemon Go adalah tren permainan yang menarik anak muda di seluruh dunia. Selain hiburan, terlalu asyik dengan permainan dapat menyebabkan pemain jatuh ke dalam banyak situasi berbahaya, terkadang secara tidak sengaja membahayakan orang di sekitar. Sampai saat ini telah terjadi banyak kematian seperti:

1/ Jerson Lopez de Leon

Jerson, 18 tahun, dari Guatemala sedang bermain Pokemon Go dengan saudaranya ketika tiba-tiba memutuskan untuk masuk ke rumah terdekat untuk menangkap Pokemon. Pemiliknya tidak bisa menerima ini, jadi dia menembak dan membunuh Jerson dan saudaranya terluka parah.

2/ Sachiko Nakanishi

Sachiko Nakanishi bukanlah pemain Pokemon Go namun sayangnya menjadi korban dari game ini. Dia dipukul dan dibunuh oleh seorang sopir truk, Tuan Keiji Goo, 36, saat menyeberang jalan. Pak Keiji mengaku bermain Pokemon Go saat mengemudi, jadi dia tidak bisa melihat jalan di depan dan menyebabkan kecelakaan.

3/ Jorge Hernandez

Jorge Hernandez, 21 tahun, dari Miami, Florida melihat Pokemon Squirtle di halaman belakang rumahnya dan meminta izin untuk menangkapnya. teman Kayla Ini setuju, tetapi juga menyarankan dia untuk berhati-hati dengan kolam karena dia tidak bisa berenang. Kemudian dia pergi keluar untuk minum kopi. Ketika saya kembali, saya menemukan Jorge tenggelam di kolam renangnya.

4/ Calvin Riley

Calvin sedang bermain Pokemon Go di sebuah objek wisata di San Francisco, California ketika seorang pria tak dikenal menembaknya dari belakang dan kemudian melarikan diri. Anehnya, penyerang melarikan diri bahkan tanpa menyentuh Calvin atau hartanya. Tidak ada yang tahu apakah itu alasannya Calvin Serangan terkait Pokemon Go atau tidak.

5/ Catherine Penguntit

Catherine delapan ponsel dengan saudara kembarnya saat berburu untuk menangkap Pokemon di Brisbane, Australia. Namun, Catherine tiba-tiba menjadi diam dengan curiga, menyebabkan saudara perempuannya panik, meminta pemain di media sosial untuk membantu menemukan saudara laki-lakinya. Beberapa hari kemudian, tubuh Catherine ditemukan dan didiagnosis sebagai bunuh diri setelah berolahraga secara berlebihan.

6/ Seorang pria Denmark

Seorang pengemudi pengiriman Denmark berusia 21 tahun telah ditemukan tewas dalam kecelakaan di Aarhus, Denmark. Setelah menyelidiki tempat kejadian, polisi menemukan ponselnya tidak terkunci dan menemukan itu menjalankan Pokemon Go pada saat kecelakaan. Karena itu, semua orang yakin bahwa korban sedang bermain game saat itu. Polisi Denmark, kemudian, melakukan instruksi keselamatan untuk pemain game lainnya.

7/ Tanami Naylor

Tanami, 22 tahun, sedang berjalan dengan teman-temannya dan baru saja berhenti setelah berkeliaran di setiap jalan untuk menangkap Pokemon ketika dia ditabrak mobil dan diseret sekitar 70m hingga tewas. Pengemudi mengaku mencuri mobil yang awalnya adalah mobil sewaan, selain itu dia mengendarai mobil dengan kecepatan 100km/jam di area maksimum yang diizinkan 60km/jam.

8/ Rickeybot

Ya, meskipun Rickeybot lolos dari kematian tetapi saya masih harus memasukkan namanya di daftar ini. Rickeybot adalah streamer Pokemon Go Twitch yang suka berjalan-jalan di Central Park di New York City. Dia selalu membawa 3 ponsel bersamanya untuk memfasilitasi streaming langsung. Pada saat itu, di depan ratusan orang di taman serta pemirsa on-stream, Rickeybot diserang dan dirampok oleh seseorang. Pemirsa di Twitch segera memberi tahu polisi, tetapi penyerang dengan cepat mengatur ulang semua ponsel yang dicuri. Sampai hari ini, dia belum ditangkap. Berikut video kecelakaan tersebut.

https://www.youtube.com/watch?v=7z6YPVsohzQ

Tentu saja, tidak mungkin untuk menyalahkan semua Pokemon Go, tetapi Anda harus sangat berhati-hati, waspada, dan penuh perhatian. Tentu saja, tidak semua orang adalah pemain Pokemon yang berhati-hati seperti Anda.

Sarannya adalah untuk berhati-hati bahkan jika Anda tidak bermain dan menjauh dari orang-orang yang menyebut diri mereka Persekutuan Pemberani!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.